Mantan Polisi Terpidana Pembunuhan George Floyd Tewas Dibunuh Di Penjara

Mantan Polisi Terpidana Pembunuhan George Floyd Tewas Dibunuh Di Penjara

DailyKabar.com – Derek Chauvin, mantan polisi AS yang mana menjalani hukuman 22,5 tahun di dalam kasus pembunuhan George Floyd, tewas di dalam dalam penjara. Ia dibunuh oleh sesama narapidana.

Derek Chauvin dilaporkan ditikam sebanyak 22 kali oleh sesama narapidana di tempat penjara federal Tucson, Arizona, Amerika Serikat, menurut dokumen pengadilan yang dimaksud dirilis pada Jumat (1/12/2023).

Para penyelidik mengatakan, serangan itu terjadi pada 24 November. Chauvin (47) ditikam John Turscak (52) dengan pisau rakitan di tempat perpustakaan hukum penjara.

Menurut tuntutan pidana, Kantor Kejaksaan AS mendakwa Turscak dengan percobaan pembunuhan, penyerangan dengan niat untuk melakukan pembunuhan, penyerangan dengan senjata berbahaya, dan juga penyerangan yang dimaksud mengakibatkan cedera tubuh yang serius.

Menurut para pejabat, Turscak mengaku hampir membunuh Chauvin jika petugas lembaga pemasyarakatan tak segera menangani insiden itu.

Chauvin adalah satu dari empat mantan petugas polisi Minneapolis yang dimaksud dihukum atas pembunuhan Floyd pada Mei 2020 dalam Negara Bagian Minnesota. Chauvin berlutut di dalam leher Floyd selama hampir 10 menit hingga korban tewas.

Pengacara Chauvin, Greg Erickson, mengatakan kepada stasiun televisi WCCO bahwa keluarga Chauvin sangat kecewa dengan insiden serangan itu.

Erickson juga mengatakan bukan mengejutkan jika seseorang akan mengincar Chauvin akibat dia dipidana dalam kasus yang tersebut mendapat banyak sorotan.

Para pejabat belum dapat menegaskan apakah Chauvin akan dipindahkan ke penjara federal lain setelah penikaman tersebut. (Sumber: Antara/Anadolu)

(Sumber: Suara.com)