Kemiripan Jokowi juga Megawati tentang Pemberian Gelar Bintang 4, Mengulang Sejarah Kontroversial?

Kemiripan Jokowi juga Megawati tentang Pemberian Gelar Bintang 4, Mengulang Sejarah Kontroversial?

Dailykabar.com – Pemberian peringkat kehormatan bintang 4 yang dimaksud dilaksanakan Presiden Jokowi untuk Menteri Defense Prabowo Subianto pada Rabu (28/02/2024) hingga saat ini masih menuai banyak kritikan. Hal ini pun sejumlah diragukan lantaran status Prabowo yang dimaksud notabene sudah ada menjadi purnawirawan TNI.

Terlebih lagi, berbagai pihak yang tersebut menyinggung pemberian gelar kejuaraan kehormatan ini sebagai bentuk kebijakan pemerintah balas budi Jokowi untuk Prabowo.

Pemberian penghargaan kehormatan bintang 4 ini ternyata juga pernah dilaksanakan mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri untuk mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal TNI (Horn) (Purn.) AM Hendropriyono lalu Menkopolhukam Ad Interim Hari Sabarno pada waktu Megawati masih menjabat sebagai Presiden RI.

Kemiripan pemberian gelar kejuaraan kehormatan yang mana dijalankan Megawati serta Jokowi pun menimbulkan sejumlah pihak mengambil bagian membahasnya dalam media sosial.

Sama-sama dijalankan di tempat akhir masa jabatan

Pemberian penghargaan kehormatan bintang 4 ini pun sama-sama diadakan Megawati dan juga Jokowi di dalam akhir masa jabatan mereka. Megawati sendiri secara mengejutkan mengeluarkan Keppres pada tanggal 4 Oktober 2004 silam dengan langkah untuk meninggikan pangkat Kepala BIN A.M. Hendropriyono dan juga Menkopolhukam Ad Interim Hari Sabarno menjadi jenderal bintang 4 dengan penghargaan kehormatan.

Saat itu, Megawati cuma tinggal mengawaitu hari akhir masa jabatannya yang mana jatuh pada tanggal 20 Oktober 2004.

Pemberian peringkat kehormatan ini pun juga dilaksanakan Jokowi pada waktu memasuki masa akhir jabatannya yang jatuh pada tanggal 20 Oktober 2024 mendatang. 

Delapan bulan menuju akhir masa jabatannya, Jokowi pun mendadak memberikan peringkat kehormatan bintang 4 untuk Prabowo Subianto yang tersebut diakuinya sebagai bentuk penghargaan terhadap Prabowo menghadapi jasanya di bidang pertahanan kemudian keamanan selama menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Sama-sama berikan penghargaan kehormatan terhadap purnawirawan TNI

Tak hanya saja itu, penghargaan kehormatan bintang 4 ini juga sama-sama diberikan Megawati maupun Jokowi terhadap para purnawirawan TNI.

Megawati sempat berseteru dengan Panglima TNI yang tersebut menjabat pada waktu itu, Panglima TNI Endriartono Sutarto yang menentang pemberian peringkat kehormatan terhadap AM Hendropriyono kemudian Hari Sabarno dengan alasan bahwa pemangku jabatan Kepala BIN maupun Menkopolhukam sebelumnya tak diberikan gelar kejuaraan kehormatan seperti Hendropriyono juga Hari Sabarno.

Hal ini pun juga sempat menuai kontroversi lantaran Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga mendiskusikan persoalan pemberian gelar kejuaraan kehormatan hanya saja diadakan untuk perwira TNI aktif, bukanlah purnawirawan. Saat itu, Hendropriyono maupun Hari Sabarno telah berstatus sebagai Purnawirawan TNI.

Hal yang dimaksud serupa juga terjadi dengan Jokowi yang tersebut memberikan gelar kejuaraan kehormatan untuk Prabowo yang sudah ada 25 tahun lebih lanjut menyandang penghargaan sebagai Purnawirawan TNI.

Meskipun menuai berbagai kontroversi, namun beberapa pengamat pun menyetujui tindakan Jokowi ini berdasarkan UU No. 20 tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, juga Tanda Kehormatan.

Pemberian penghargaan kehormatan bintang 4 yang dimaksud dilaksanakan Jokowi ini pun dinilai seolah mengulang sejarah yang mana pernah dilaksanakan oleh Megawati Soekarnoputri yang dimaksud notabene adalah rekan Jokowi pada PDI Perjuangan.

Kontributor : Dea Nabila