Ini adalah 4 Cara Skin to Skin Antara Ibu Pekerja serta Bayi: Agar Kehangatan Terus Diingat Anak

Ini adalah adalah 4 Cara Skin to Skin Antara Ibu Pekerja dan juga Bayi: Agar Kehangatan Terus Diingat Anak

Dailykabar.com – Meski rutin digaungkan sayangnya masih berbagai orangtua yang mana belum tahu cara skin to skin yang tersebut tepat. Apalagi bagi ibu pekerja, padahal psikolog mengingatkan kegiatan ini bisa jadi dijalankan bergantian dengan ayah bayi dikarenakan dapat meningkatkan bonding.

Bonding adalah ikatan emosional yang dimaksud intens antara orangtua serta anak, bahkan mampu diadakan sejak di kandungan. Bonding yang kuat dari orangtua menimbulkan anak merasa aman, nyaman, mampu meningkatkan kepercayaan diri dan juga merancang identitas positif.

Educational Psychologist, Orissa Rinjani mengungkapkan ada tantangan tersendiri ketika manusia Ibu memilih bekerja. Hal ini dikarenakan data menunjukkan, walaupun keterlibatan ayah di proses pengasuhan meningkat, ibu tetap memperlihatkan memegang porsi kemudian peranan yang mana lebih tinggi besar terkait keperluan anak kemudian domestik. 

ilustrasi bayi yang dimaksud diasuh dengan RIE parenting (freepik)
ilustrasi bayi yang digunakan diasuh dengan RIE parenting (freepik)

“Oleh sebab itu, penting bagi para ibu modern untuk menyadari serta menerima, tidak ada sanggup semua yang digunakan kita harapkan sempurna dalam waktu bersamaan. Di waktu tertentu, anak menjadi prioritas, dalam waktu lain, pekerjaanlah yang dimaksud jadi prioritasnya,” ungkap Orissa melalui keterangan yang diterima suara.com, Selasa (30/1/2024).

Berikut ini cara skin to skin yang tepat antara anak serta orangtua yang digunakan bisa saja dilakukan, khususnya untuk ibu zaman now:

1. Mulailah skin-to-skin contact sejak awal

Saat mengandung hingga melahirkan, ibu mempunyai ikatan emosional yang mana unik dengan anaknya. Maka mulailah usapan atau pijatan lembut segera setelahnya masa kelahiran untuk membantu menguatkan ikatan emosional, sekaligus kehangatan yang digunakan dikenal dan juga akan diingat oleh anak. Contohnya dengan menempatkan bayi di dalam berhadapan dengan dada ibu sehingga bayi mampu mengenali aroma tubuh dan juga mendengar pernyataan detak jantung sang ibu. 

2. Jadwalkan ritual skin-to-skin rutin dan juga konsisten 

Untuk meningkatkan bonding yang kuat dengan sang anak, sanggup manfaatkan momen pagi juga sore hari pasca mandi, dan juga waktu sebelum tidur, lanjutkan dengan membalurkan balsam khusus bayi lalu anak untuk memberikan kehangatan yang tersebut lebih lanjut lama pada area leher, dada serta perut dalam berhadapan dengan pusar searah jarum jam, ditambah dengan pijatan halus pada punggung. 

3. Berbicara lembut pada anak

Pilih waktu yang tersebut tenang serta perhatikan kenyamanan ibu lalu anak selama pembukaan skin-to-skin. Hindari kebisingan atau kegaduhan yang dapat mengganggu momen tersebut. Usapan tangan ibu, ditambah dengan kata-kata ibu, dapat memberikan rasa nyaman dan juga aman pada anak.

4. Menyusui sambil memeluk serta bersenandung

Menyusui adalah cara paling efektif lain untuk menjalin ikatan batin yang mana kuat antara ibu kemudian anak pasca persalinan. Apalagi bila itu dijalankan sambil memeluk, mengelus, juga bersenandung. Bersenandung bisa saja menjadi cara supaya anak mengenali ucapan ibu. Lakukan sambil menatap mata bayi dengan limpahan kasih sayang. 

“Sentuhan positif dari orang-orang terkasih, seperti menepuk, membelai, berpegangan tangan, menggelitik, memeluk, mencium kemudian membimbing anak secara fisik, terbukti dapat meningkatkan keintiman dan juga kedekatan psikologis kemudian fisik antar individu,” tutup Orissa.