Banyak Netizen Singgung BCL, Habib Jafar Jawab Soal Suami kemudian Istri Bertemu di tempat Surga

Banyak Netizen Singgung BCL, Habib Jafar Jawab Soal Suami kemudian Istri Bertemu di dalam tempat Surga

DailyKabar.com – Pernikahan Bunga Citra Lestari (BCL) dengan Tiko Aryawardhana sempat menuai pro lalu kontra netizen. Banyak yang mana terlihat belum rela BCL berpaling dari almarhum Ashraf Sinclair.

Bahkan terpantau pada kolom komentar Instagram BCL, banyak netizen menyinggung apakah BCL sanggup bertemu Ashraf Sinclair pada akhirat. Sebab beberapa netizen berpendapat manusia wanita akan dipersatukan kembali dengan suami terakhirnya dalam surga.

Mengenai hal tersebut, Habib Jafar memberi pencerahan saat menjadi bintang tamu acara “PWK” di area YouTube HAS Creative yang dimaksud tayang pada Senin (4/12/2023).

Dalam sesi menjawab pertanyaan netizen, salah pribadi lelaki menanyakan perihal menikahi janda. Ia ingin tahu suami mana yang digunakan akan datang bertemu pada surga dengan janda tersebut.

“Jika kita menikahi janda, nanti kalau di area surga dia jadi identik suami yang mana?” tanya pria tersebut.

Praz Teguh yang mana merupakan host juga terlibat penasaran, mengingat ayahnya menikah lagi setelah sang ibunda wafat.

Menjawab hal itu, Habib Jafar menyampaikan kisah salah satu istri Nabi yakni Ummu Salamah yang mana memiliki pertanyaan sama.

“Kebetulan ada pertanyaan yang digunakan sejenis dari istri Nabi, namanya Ummu Salamah. Sebelumnya sudah menikah, kemudian ditinggal wafat, kemudian dinikahi oleh Nabi Muhammad,” ujar Habib Jafar.

Ummu Salamah ingin tahu akan berkumpul dengan suami yang mana mana ia kelak dalam akhirat. “Terus kata Ummu Salamah, ‘Nabi, nanti saya di area akhirat saya kumpulnya identik siapa?’,” sambung Habib Jafar.

Nabi Muhammad SAW lantas menyebut suami yang tersebut paling baik akhlaknya.

“Nabi bilang, ngumpul dengan yang mana terbaik akhlaknya. Dari dua suami atau tambahan yang mana pernah dinikahi, kumpul di area akhirat dengan salah satu semata tapi yang digunakan paling baik akhlaknya,” jelas Habib Fajar.

Tapi harus ditegaskan bahwa akhlak yang adalah penilaian mutlak dari Allah SWT.

“Allah yang digunakan tahu mana yang dimaksud terbaik akhlaknya,” tegas Habib Jafar.

(Sumber: Suara.com)