1 dari 3 Anak Balita di dalam Indonesia Alami Anemia

1 dari 3 Anak Balita dalam di Indonesia Alami Anemia

Dailykabar.com – JAKARTA – Informasi menyebutkan bahwa 1 dari 3 anak berusia di tempat bawah 5 tahun (balita) pada Indonesia mengalami anemia. Orang tua harus paham, sebab ini bisa jadi berdampak negatif permanen pada perkembangan fisik serta perkembangan otak si buah hati.

Kondisi ini juga diperparah dengan masih rendahnya konsumsi protein hewani anak-anak Indonesia, termasuk susu maupun hasil turunannya.

Marketing Manager SGM Eksplor Anggi Morika Septie mengatakan, anemia akibat kekurangan zat besi masih menjadi permasalahan besar kebugaran anak yang dimaksud perlu diwaspadai orang tua di area Indonesia.

“Kami terus mengedukasi orang tua pada memilih nutrisi untuk mendukung peningkatan maksimal si kecil,” kata Anggi, Kamis (21/3/2024).

Selain memberikan asupan nutrisi dari makanan, lanjut Anggi, orang tua juga harus melengkapi nutrisi anak dengan susu.

“Namun, banyaknya pilihan jenis susu di dalam pasaran seperti susu pertumbuhan, susu segar, susu kotak cair, kerap menimbulkan orang tua salah paham bahwa semua jenis susu itu sama,” bebernya.

Menurut dia, tidak ada semua susu sama, sebab beberapa jenis susu mempunyai jumlah total nutrisi yang dimaksud berbeda, khususnya nutrisi penting untuk cegah kekurangan zat besi lalu maksimalkan pertumbuhan anak.

“Menurut ahli nutrisi, ibu perlu mengecek zat nutrisi yang dimaksud terdapat pada susu serta membandingkannya dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) anak,” ujarnya.

Anggi melanjutkan, di artikel berjudul ‘Tidak Semua Susu Sama, Jenis Apa yang dimaksud Dibutuhkan Anak? Ini adalah Kata Ahli!’, ahli nutrisi sudah pernah melakukan perbandingan nilai gizi di tempat susu fortifikasi serta susu kotak cair. Di mana dari perbandingan yang dimaksud menunjukkan bahwa susu perkembangan terfortifikasi mengandung mikronutrien yang lebih tinggi lengkap dan juga lebih banyak tinggi dibandingkan susu kotak cair.

“Orang tua mesti jeli pada memilih lalu memilah komposisi nutrisi yang mana dibutuhkan agar si kecil dapat bertambah maksimal. Untuk itu, kami meminta para orang tua untuk terus-menerus membaca komposisi nutrisi yang digunakan tertera pada label kemasan, sebab isinya lebih banyak penting,” kata dia.

Lebih lanjut Anggi mengatakan, sebagai upaya untuk mengurangi anemia pada anak, orang tua mampu melengkapi pemenuhan keperluan zat besi harian si kecil dengan susu perkembangan yang digunakan mengandung IronCTM.

“SGM Eksplor satu-satunya susu pertumbuhan dengan ironCTM, senantiasa menggalang pemenuhan nutrisi lengkap bagi anak Indonesia agar terhindar dari anemia juga bertambah menjadi anak generasi maju,” pungkasnya.