Toto Wolff Sebut Mercedes Miliki Kans Tinggi Jadi Penantang Red Bull di area F1 2024

Toto Wolff Sebut Mercedes Miliki Kans Tinggi Jadi Penantang Red Bull di area area F1 2024

Dailykabar.com – Kepala Tim Mercedes Toto Wolff yakin bahwa Mercedes miliki kesempatan yang dimaksud cukup tinggi untuk menjadi penantang terberat Red Bull pada Formula 1 2024, menyusul adanya pembaharuan pada hampir semua komponen di dalam mobil mereka.

“Seumur hidup saya, saya tidak ada pernah merasa seoptimistis ini terhadap apa pun!” kata Wolff, disitir dari laman resmi Formula 1, Hari Jumat (12/1/2024) seperti dimuat ANTARA.

“Hal ini menghasilkan saya terdengar sedikit sedih, tapi hal ini melindungi saya di mengatur ekspektasi juga terus mencoba lebih besar keras akibat menurut saya hal yang disebutkan tidak ada pernah cukup baik,” ucapannya menambahkan.

Max Verstappen berada di tempat depan Lewis Hamilton pada Sprint mendekati Grand Prix F1 Amerika Serikat di area Circuit of The Americas Austin, Texas pada 21 Oktober 2023. ANTARA/AFP/Rudy Carezzevoli/Getty Images
Max Verstappen berada di area depan Lewis Hamilton pada Sprint mendekati Grand Prix F1 Amerika Serikat pada Circuit of The Americas Austin, Texas pada 21 Oktober 2023. ANTARA/AFP/Rudy Carezzevoli/Getty Images

Mercedes dinilai telah dilakukan mengalami penurunan selama dua musim, setelahnya meraih delapan peringkat juara konstruktor berturut-turut sejak 2014.

Regulasi baru F1 terkait ground effect yang digunakan diperkenalkan untuk musim 2022 menghentikan dominasi regu berjuluk “Silver Arrows” itu oleh sebab itu pendekatan zero-sidepod regu gagal memberikan hasil yang tersebut diharapkan.

Meskipun arah yang dimaksud akhirnya digantikan dengan sesuatu yang tersebut lebih besar konvensional, Red Bull pada masa kini mengambil sikap sebagai kekuatan dominan di dalam F1 – dengan RB19 menyapu kemenangan pada semua Grand Prix pada 2023.

Meskipun Mercedes berhasil meraih P2 di dalam klasemen konstruktor tahun lalu, mereka itu tertinggal 451 poin pada belakang Red Bull.

Wolff pun mengungkapkan masih ada harapan bahwa pasukan yang tersebut pernah menjadi dominan untuk waktu yang lama sanggup kembali kompetitif pada tahun ini.

“Kami mengubah konsep, kami benar-benar beralih dari cara kami menata sasis, distribusi bobot, kemudian aliran udara. Secara harfiah, hampir semua komponen diubah lantaran semata-mata dengan melakukan itu, saya pikir kita punya peluang,” kata Wolff.

Meskipun masih berbagai pekerjaan yang dimaksud harus dilaksanakan pada mengembangkan mobil Mercedes 2024, Wolff tidaklah ragu dengan kemampuan para atlet sepeda yang tersebut dimilikinya.

Mengenai juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton, bos Mercedes itu bersikukuh Hamilton masih dapat bertarung bersaing untuk penghargaan tertinggi dengan mobil yang digunakan tepat.

“Saya pikir hal itu (kekalahan pada 2023) tak mengempiskan kemampuannya menjadi atlet sepeda terhebat pada dunia,” kata Wolff.

“Jika kami dapat memberinya mobil yang mana baik, maka ia akan bertarung untuk bersaing untuk penghargaan juara dunia… Lewis dengan target pada depannya membuatnya menjadi lebih tinggi hidup, lalu saya pikir kita belaka perlu memberinya peluang,” ucapannya menambahkan.

(Sumber: Suara.com)