Perluas Jangkauan Sebagai Mitra Modal untuk Petani, Modal Rakyat Gandeng Gokomodo

Perluas Jangkauan Sebagai Mitra Modal untuk Petani, Modal Rakyat Gandeng Gokomodo

Dailykabar.com – JAKARTA – Dalam rangka mengupayakan petani agar lebih lanjut maju di usahanya, Modal Rakyat sebagai salah satu perusahaan pelaksana Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Pengetahuan (LPBBTI) atau fintech P2P lending saat ini menjalin kerjasama dengan Gokomodo, sebagai perusahaan agritech nasional yang digunakan menyalurkan barang agri-input berkualitas dan juga memberikan layanan e-commerce serta jual beli komoditas bagi pelaku agribisnis di tempat 7 Provinsi.

Melalui kemitraan strategis ini, pelanggan yang tersebut berbelanja di tempat Gokokub, yaitu sentra toko tani modern yang tersebut dikelola oleh Gokomodo, dapat menggunakan akses infrastruktur layanan kredit pembayaran bertempo untuk pembelian komoditas permintaan perkebunan dan juga pertanian.

Kerja sejenis ini terbukti dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Marcel Limbong selaku Direktur Bisnis Modal Rakyat, serta William Pramana selaku Co-Founder Gokomodo.

Kerja serupa ini sejalan dengan strategi Modal Rakyat pada tahun ini, yaitu bertujuan untuk memperluas jangkauan kemitraan strategis dari berbagai sektor untuk membantu mengembangkan perekonomian Indonesia. Modal Rakyat yang mana merupakan salah satu anak perusahaan bagian dari Fazz Group ini, berjanji untuk membantu modernisasi pertanian melalui penyediaan solusi finansial digital petani untuk mengembangkan usahanya.

“Dalam kerja sejenis ini, kami hadir dengan menghadirkan prasarana layanan pembayaran yang dapat diadakan dengan jangka waktu tertentu agar petani dapat terus berprogres dan juga memperluas usahanya. Kami berharap dapat menjadi solusi bagi petani yang mana membutuhkan dana untuk membeli alat-alat pertanian guna meningkatkan hasil panen di setiap siklusnya. Sebagai akibatnya, kami hadir sebagai solusi bagi para petani dengan memberikan prasarana layanan pembayaran dengan jangka waktu tertentu agar usaha petani tetap memperlihatkan berkembang,” ungkap Direktur Modal Rakyat, Marcel Limbong.

Lebih lanjut Ia menerangkan, melalui kerja sejenis dengan Gokomodo, Modal Rakyat memberikan kesempatan bagi pelanggan/pelaku perusahaan agrikultur di tempat Gokohub Bodok untuk melakukan pembayaran dengan jangka waktu sampai dengan 3 bulan untuk para pelanggan/pelaku perusahaan agrikultur pada Gokohub Bodok, sebagai sentra toko tani modern yang digunakan dibangun oleh Gokomodo.

“Adanya kerja sejenis ini merupakan salah satu langkah positif untuk dapat bersama-sama menciptakan habitat yang tersebut sehat juga dapat menyokong kemajuan sektor agrikultur pada Indonesia. Harapannya, dengan modernisasi sistem pertanian konvensional akan menyebabkan dampak positif yang tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku perusahaan agrikultur, khususnya petani daerah,” tutup Marcel Limbong.

Chief Business Development Officer Gokomodo, Antonius Prabowo menerangkan, sektor agrikultur di dalam Indonesia mempunyai potensi yang besar untuk pengembangan kemudian penerapan teknologi digital. Oleh akibat itu terang dia, Gokomodo memiliki visi untuk memberdayakan sektor agrikultur dan juga ekonomi tempat agar lebih tinggi produktif.

(Sumber:SindoNews)