Pakai Cara Apapun Gagal, Cut Mini Ikhlas usai 23 Tahun jadi Pejuang Dua Garis Biru

Pakai Cara Apapun Gagal, Cut Mini Ikhlas usai 23 Tahun jadi Pejuang Dua Garis Biru

Dailykabar.com – Cut Mini belum lama ini buka-bukaan masalah perjuangannya untuk dapat mempunyai momongan selama 23 tahun. Bersama suami, Muhamad Safril Sarwono, beliau telah lama menjalani berbagai bidang usaha agar dikaruniai keturunan.

Awalnya Cut Mini juga suami bukan mempunyai target untuk secara langsung punya anak pasca menikah lantaran masih ingin menikmati masa-masa berdua juga sibuk dengan pekerjaan masing-masing.

Namun seiring dengan bergantinya tahun, pasangan ini akhirnya menginginkan peluncuran manusia anak. Berbagai upaya pun dilaksanakan untuk mewujudkan keinginan tersebut.

Karena tak kunjung diberi momongan, Cut Mini akhirnya memeriksakan kemampuan fisik mereka ke dokter. Tak belaka dirinya, sang suami juga menjalani pemeriksaan.

“Terus sampai akhirnya kami harus ke dokter ternyata enggak ada masalah, semuanya baik. Dicoba natural, akhirnya lewat-lewat,” kata Cut Mini, mengutip dari video unggahan akun TikTok @maknapodcast.

Bintang film Dua Garis Biru itu kemudian melakukan metode bayi tabung, tapi tidaklah membuahkan hasil.

“Waktu berjalan, akhirnya bayi tabung deh kayaknya setelahnya sembilan tahun aku nikah,” tutur perempuan 50 tahun ini.

“Sebelumnya sudah ada inseminasi, laparoskopi, saking penasaran pada pada perut ada apa kemudian alhamdulillah semuanya bagus, salurannya bagus, tiada ada penyempitan kemudian lainnya,” kata bintang film Laskar Pelangi ini menyambung.

Cut Mini berperan sebagai Ibu Aida di serial Sajadah Panjang: Tidak ambil job pada waktu Ramadan [Suara.com/Tiara Rosana].
Cut Mini. [Suara.com/Tiara Rosana].

Saat itu Cut Mini menjalani bayi tabung dibarengi dengan terapi dengan metode akupuntur. Meski percobaan pertama gagal, mereka itu tak menyerah serta terus mencoba lagi.

“Telurnya dari 10 yang tersebut diambil yang digunakan paling bagus tinggal dua, lalu ternyata enggak juga. Tapi pas aku akupuntur dibilang katanya kayaknya hamil, terus jadi besar kepala, berbunga-bunga, senang, paling enggak kita berakhir ada yang tersebut mendoakan kita,” imbuhnya.

“Tapi seminggu kemudian meninggalkan lagi, itu aku stres mengamati warna merah, aku histeris,” ucap perempuan berhijab ini.

Sejak ketika itu, Cut Mini bukan pernah memulai lagi serta memilih untuk ikhlas. Begitu pula dengan sang suami.

“Kami menikmati semua yang dimaksud ada. Kalau memang benar dikasih berarti Allah percaya bahwa kita mampu jadi orangtua, yang digunakan sanggup menyayangi juga membimbing dia,” kata Cut Mini.

“Kalaupun tak tidak berarti kita tidaklah terbaik, tapi Allah punya rencana yang digunakan lebih besar baik lagi,” ujarnya.

Kontributor : Chusnul Chotimah

(Sumber: Suara.com)