Cek Fakta Non ASN di dalam BKN Tahun 2024, Jangan Sampai Salah Link!

Cek Fakta Non ASN dalam pada BKN Tahun 2024, Jangan Sampai Salah Link!

Dailykabar.com – Tenaga honorer non-ASN akan kembali didata demi kelengkapan lalu keperluan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dengan demikian, para non-ASN akan semakin mendapatkan kejelasan status mereka itu pada tahun 2024.

Proses pendataan non ASN ini merupakan langkah lanjut dari diberlakukannya Peraturan otoritas Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK. Peraturan ini menegaskan bahwa status kepegawaian di dalam instansi pemerintah terdiri dari dua jenis, yakni PNS juga PPPK, hingga tanggal 28 November 2023.

Pendataan ini berkaitan dengan informasi mengenai Tenaga Honorer Kategori II (THK-II) yang digunakan terdaftar pada Database BKN dan juga pegawai non ASN yang dimaksud telah terjadi bekerja di area instansi pemerintah.

Langkah ini sejalan dengan Surat MenPAN-RB B/1511/M.SM.01.00/2022 yang mengatur tentang proses pendataan tenaga non ASN di dalam lingkungan instansi pemerintah.

Sehingga, tenaga honorer dapat memeriksa kebenaran data pribadi mereka dengan melakukan konfirmasi bahwa informasi mereka telah dilakukan terdaftar serta tercatat secara akurat melalui situs pendataan-nonasn.bkn.go.id. 

Selain itu, dia juga miliki kesempatan untuk melakukan pengecekan apakah merekan sudah ada terdaftar di pendataan non ASN atau belum.

Proses pendaftaran serta pengecekan ini dirancang untuk memberikan akses yang digunakan mudah dan juga tersedia bagi semua tenaga non-ASN/honorer di tempat seluruh wilayah Indonesia.

Cara Verifikasi Angka Non ASN di dalam BKN

  • Buka situs https://pengumuman-nonasn.bkn.go.id/pengumuman.
  • Pilih “Instansi” yang dimaksud diinginkan.
  • Klik “Pengumuman”.
  • Halaman “Daftar Pegawai Non ASN” akan muncul.

Syarat untuk Terdaftar pada Pendataan Non ASN

  • Menerima honorarium dengan segera dari APBN untuk Instansi Pusat atau APDB untuk Instansi Daerah, bukanlah melalui mekanisme pengadaan barang dan juga jasa, baik secara individu maupun melalui pihak ketiga.
  • Diangkat oleh pimpinan unit kerja paling rendah
  • Telah bekerja setidaknya selama 1 (satu) tahun pada tanggal 31 Desember 2021.
  • Usia minimal 20 tahun lalu maksimal 56 tahun.

Prosedur Pendaftaran untuk Pendataan Non ASN

  • Kunjungi portal Pendataan Tenaga Non ASN di tempat https://pendataan-nonasn.bkn.go.id/.
  • Pastikan data Anda sudah didaftarkan oleh Admin Instansi.
  • Klik “Buat Akun” juga lengkapi data yang dimaksud diminta seperti NIK, Nomor KK, nama, tempat/tanggal lahir, nomor handphone, email, juga kode captcha.
  • Klik “Lanjutkan”.
  • Jika sudah ada terdaftar, Anda akan diarahkan ke halaman pengisian data. Namun, jikalau belum, akan muncul notifikasi “Anda Belum Didaftarkan oleh Admin Instansi”. Silakan laporkan ke instansi masing-masing.
  • Lanjutkan proses pembuatan akun dengan mengisi kolom-kolom yang dimaksud diminta.
  • Tentukan password, pertanyaan keamanan, serta jawaban yang tersebut harus diingat kemudian dirahasiakan.
  • Unggah scan KTP dan juga pas foto berwarna pada format jpg/jpeg dengan ukuran maksimal 200 Kb.
  • Isi kode captcha lalu klik “Lanjutkan” untuk menyelesaikan pembuatan akun.

Cetak Kartu Pengetahuan Akun

  • Tenaga non ASN dapat mencetak Kartu Berita Akun dengan mengklik “Cetak Pengetahuan Pendaftaran” juga masuk ke akun yang digunakan sudah ada dibuat dengan mengklik “Lanjutkan Login Pendaftaran”.
  • Kunjungi https://pendataan-nonasn.bkn.go.id, masukkan NIK juga password untuk login.
  • Unggah ijazah terakhir dengan ukuran file antara 100KB – 1MB.
  • Setelah mengunggah dokumen ijazah, lanjutkan dengan pengisian biodata.
  • Isi Riwayat Pekerjaan
  • Isi riwayat pekerjaan sesuai ketentuan, yaitu hanya saja dari instansi tempat penempatan ketika ini.

Resume Pendataan Non ASN

  • Setelah tenaga non ASN melengkapi riwayat pekerjaan, maka akan tampil halaman resume.
  • Periksa kembali semua data-data dan juga dokumen yang digunakan telah terjadi diisi kemudian diunggah.
  • Tandai kotak persetujuan dengan membubuhkan tanda ceklis serta klik “Akhiri Proses Pendataan”.
  • Tenaga non ASN dapat mencetak Kartu Pendataan Non ASN sebagai bukti partisipasi pada pendataan.

(Sumber: Suara.com)